Rabu, 05 Februari 2014

Murry Koesplus Meninggal Dunia 1 Februaru 2014

Walaupun agak terlambat tapi saya tulis juga...

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun..Murry - drummer Koes Plus meninggal dunia 1 Februari 2014. Kematian ini bagi pecinta Koesplus khususnya JN Pekalongan sangat mengagetkan. Betapa tidak? Tiga hari sebelum meninggal Murry ditemani dua anaknya Anggi dan Rico berkunjung ke Pekalongan untuk konser dan menemui penggemar Koesplus yang diwadahi dalam Jiwa Nusantara cabang Pekalongan.

Selama di Pekalongan Murry sebetulnya sangat ingin berjumpa dengan Komunitas Goedang Djadoel yaitu komunitas kajian dan budaya di Pekalongan. Karena Murry sangat terkesan dengan Goedang Djadoel yang selama ini telah sukses menyelenggarakan pementasan Musik maupun Budaya, yang melibatkan Bpk. Taufik Ismail, Anis Baswedan, Hakam Naja, Inne Febriyanti. Sayangnya Murry harus kecewa, karena dari pihak pengundang tidak mengijinkan Murry untuk menemui penggemarnya di tempat lain (Goedang Djadoel).

 Sedikit infio tentang Goedang Djadoel.

Goedang Djadoel juga pernah mementaskan lagu lagu Koesplus dengan mengusung tema Go-Green pada waktu hari Bumi Sedunia, dimana dalam pementasan tersebut beberapa band dari Semarang, Pemalang, Tegal, dan tentu saja dari Kota dan Kabupaten Pekalogan. Semua band ini diwajibkan membawakan lagu lagu Koesplus yang bertema Alam, seperti lagu Desaku, Padang Luas, HUujan Angin, Kolam susu, Nusantara dll. Dalam pembicaraan seminggu sebelum ke Pekalongan Murry sangat senang diundang ke Goedang Djadioel dan merasa "dihormati" karena di tempat ini juga pernah diadakan pementasan "Mengenang Tony Koeswoyo" sahabat beliau. Bahkan akhirnya Goedang Djadoel bernencana mementasakan kembali acara Mengenang Tony Koeswoyo ini dengan mengundang Murry, Yok dan Yon bersama sama tanggal 27 Maret 2014. .Rencana tinggallah rencana, tapi Allah berkehendak lain.
Selamat Jalan Bapk Murry, semoga engkau diberi tempat terbaik disisi sang Maha Pencipta.

salam,

Jumat, 08 November 2013

Gerbang Akhirat

Menysuri perjalan hidup sungguh perlu perenungan dan ilmu tentang mati.

Sedetik demi sedetik, lalu menit, lalu Jam, lalu hari, lalu minggu, lalu bulan, lalu tahun..berjalan merambat tanpa dapat berjalan mundur dalam skala waktu terkecil sekalipun. Adalah sunatullah, kita dilahirkan ke dunia ini dengan modal badan mungil yang lemah, bertumbuh berproses menjadi manusia yang lengkap, baik kekuatan fisik maupun kekuatan pikiran. Waktu terus berjalan...terus terus berproses setelah mencapai puncaknya tinggallah penurunan fisik, dimulai dari mata yang pelan pelan menjadi kabur tanpa dibantu kacamata, rambut mulai keperakan, kulit mulai keriput, tenaga mulai melemah...mudah capek dan sakit...sakit dan menunggu saat saat kembali kepada sang Pencipta.

Proses di atas dialami semua orang, walaupun belum tentu disadari. terbukti masih banyak orang yang berbuat maksiat di penghujung hidupnya. Entah itu tindak asusila berzina, korupsi, selingkuh, licik culas, meninggalkan kewajiban yang ditentukan oleh Allah dan prilaku prilaku yang sangat tidak patut dilakukan oleh manusia yang pasti akan mati.

Hidup ini seperti menunggu antrian di depan gerbang akhirat. Sewaktu muda gerbang itu belum kelihatan karena jaraknya yang mungkin masih jauh antrian masih panjang. Tanpa disadari tiba tiba yang tadinya antrian di depan kita sudah meliwati gerbang..antrianpun sudah memendek...jarak ke gerbang semakin dekat...gerbang akhirat terlihat jelas menunggu kita. Oh alangkah celakannya bila selama penantian menuju gerbang kita tidak menyiapkan bekal seperti tiket, bekal setelah menyeberangi gerbang seperti amal baik , sedekah, dan ibadah ibadah yang lain. Yang tadinya di depan kita ayah, ibu, tante, guru dan para kerabat semua telah melewati gerbang. Sebentar lagi tiba giliran kita melewatinya dengan pemeriksaan para penjaganya yang sangat canggih dan tidak mungkin salah atau bisa disogok..atau disuap.

Ya gerbang akhirat pasti kita lewati. Tapi tidak perlu kita takut. selama kita masih punya waktu walaupun sebentar, tidak ada kata terlambat. Gerbang itu ternyata menuju ke surga. Karena aslinya kita adalah penduduk surga dan Allah menghendaki kita pulang ke surga.

Untuk kembali ke surga Allah memberi panduan. Semuanya terangkum di dalam Al Quran dan Al Hadist. Jadi beramallah sebagaimana kedua  tuntunan yang ada. Manakala kita tidak sempat mempelajari karena lalai belajarlah sekarang, carilah orang orang alim tentang keduanya. Beribadahlah dengan sungguh sungguh. Karena Allah maha Pengampun. Sebesar apapun dosa kita, asal kaita belum sekarat masih ada waktu untuk bertobat. Insya Allah kita akan melewati gerbang akhirat itu dengan selamat dan kita benar benar kembali ke Surga , sebagaimana kakek moyang kita Adam dan Hawa sebelum diusir dari surga karena kesalahan mereka.

Kamis, 21 Februari 2013

Sinetron Sinetron Bernada SARA

Beberapa bulan terakhir ini saya "terpaksa" mengikuti dua sinetron striping yang ditayangkan oleh RCTI - Tukang Bubur Naik Haji dan SCTV - Ustadz PhotoCopy. Sepintas sinetron ini settingnya bernuansa Islam. Tapi kalau dipikir lebih jeli lagi sebetulnya keduanya punya pesan tersembunyi yang sama. Yaitu melecehkan simbol simbol Islam.

Mari kita cermati, mengapa saya berkesimpulan bahwa sinetron tersebut melecehkan simbol simbol Islam.

1. Tukang Bubur Naik Haji

a. Sosok Haji Muhidin, di dalam dialog dia selalu menonjolkan diri sebagai haji dua kali, tapi kelakuannya sungguh jauh dari Islam dan perangainya sangat jahat., pelit dan licik.
b. Mak Nok, dia digambarkan wanita tua berpenampilan layaknya Muslimah, tapi berperangi buruk penuh intrik dan sangat jahat.
c. Kardun, Mali dan Tarmizi - tiga orang ini digambarkan sebagai orang Islam awam yang kerjaannya mengadu domba demi mendapat uang.
d. Ngadimin, dengan penampilan islami, baju koko dan peci putihnya, digambarkan sebagai orang gila gara gara gagal naik haji karena penyelenggara haji yang nakal, sehingga ngadimin menjadi stress.
e. Rumana dan Nafisah dua wanita muda yang cantik ini digambarkan sebagai alumni Universitas Al Azhar di Mesir yang nasibnya hanya sebagai guru ngaji untuk anak jalanan dan tidak punya kerjaan alias menganggur.

Kesimpulannya bahwa simbol simbol Islam itu buruk. Pergi haji itu buruk, sekolah tinggi tinggi di Al Azhar Mesir itu tidak ada apa apanya..cuma menghasilkan pengangguran. Yang berbaju muslim itu jahat. Kebalikannya Romlah walaupun berpakaian celana jean ketat tapi hatinya baik dan suka menolong. Demikian juga Koh Wan wan (orang Cina - bukan muslim) yang baik hati, toleran dan suka menolong. Sementara tokoh sentral Haji Sulam yang merupakan simbol kebaikan sudah "dikandangkan" sama sutradarnya.

2. Ustadz Photocopy

Sinetron ini jauh lebih dahsyat penghinaannya terhadap simbol simbol Islam. Mari kita telursuri satu persatu.

a. Safi'i digambarkan sebagai pemuda pengangguran mantan perampok yang bertobat dan menjadi ustadz penceramah agama. Ilmu agama Islamnya yang sedikit tapi sering berceramah tentang kebaikan dan mengingatkan untuk selalu berbuat baik. Tiap orang diceramahi tentang kebaikan...lebay.
dia juga menjadi sosok pemuda yang dikelilingi dan disenangi cewek cewek cantik...

b. Haji Jamal, digambarkan sebagai haji tiga kali. Dalam pernnya dia mendapat porsi yang sangat banyak terutama dalam melecehkan agama Islam.
Contohnya: menjadi rentenir, menjual air masjid untuk obat, menarik bayaran setiap orang yang sholat di mushola Al Jamal, membuat portal depan rumahnya - orang yang lewat depan rumahnya harus bayar. Dan yang menyedihkan dalam melakukan maksiat tersebut di atas Si sosok Haji Jamal haji tiga kali ini selalu menggunakan ucapan ucapan islami, seperti Masyaa Allah..., Ya Allah Ya Karim, sambil mengumpat tidak karuan.

c. Ustadz Makmur adalah sosok orang muda yang berambisi menjadi ustadz namun kelakuannya jauh dari Islam. Contohnya : suka memfitnah, gila hormat, sifat iri dan dengkinya sangat menonjol, memasang tarif setiap ceramah dan dijadikan mata pencaharian, menjadi tabib atau dukun penyembuh, mabuk mabukan dengan perempuan kafe.

d. Ustadzah Hj Halimah digambarkan sebagai sosok ambisius suka pamer kekayaan dan sudah berulang kali naik haji tapi kelakuannya sangat jauh dari Islam.

e. Aming digambarkan sebagai sosok idiot tapi pintar dalam menipu teman temannya. Dalam setiap aksi tipu tipunya sering menggunakan ucapan ucapan dan nasehat keislaman.

f. Masyarakan "Desa Asem Manis" digambarkan sebagai masyarakan Islam yang mudah diprovokasi dengan fitnah dan perilaku sirik.

Masih banyak lagi pelecehan pelecehan terhadap idiom idiom islam. Pesan dan Kesan yang saya tangkap dari sinetron ini:

Haji itu kelakuannya sangat jahat.
Ustadz itu mata duitan dan kelakuannya jahat
Kata kata islami seperti Masya Allah, Yaa Allah Yaa Karim...itu digunakan manakala akan berbuat jahat.
Perampok yang bertobat itu jauh lebih baik..dari pada haji dan ustadz.

Begitulah kesan saya menonton sinetron yang menghina Islam tapi menjadi hiburan yang menarik di negeri yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dan yang lebih menarik lagi tidak seorang Islampun yang protes...!!! Melecehkan simbol simbol Islam menjadi hal yang sangat menarik dan menyenangkan. Simbol simbol Islam jadi bahan gurauan (yang tidak lucu dan menyakitkan hati).

Saya tidak tahu apakah RCTI dan SCTV milik orang Islam? Menurut saya ini bagian dari "Perang Pemikiran" yang bukan tanpa sengaja dibuat. Tapi punya target tertentu.

hasbunallahu wa nikmal wakil, nikmal maula wa nikman nashir
wa makaru, wamakarollahu, wallahu khoirul makirin....







Selasa, 15 Januari 2013

Nice Music

To view this music player you need to have Flash Player 9 or newer installed and JavaScript enabled. How to add music on my website using a flash mp3 player?

Senin, 14 Januari 2013

Apa Iya...?

Czechnya.multiply.com - KOLEKSI MUSIK [KU] Terima Kasih Atas Kunjungannya

Overview of Czechnya.multiply.com
Czechnya.multiply.com is ranked 470 in the world (among the 30 million domains), a low rank means that this website gets lots of visitors. This site is relatively popular among users in the India. It gets 36.4% from India. This site is estimated worth $63,168,444USD. This site has a low Pagerank(1/10). It has 155,963 backlinks. It's good for seo website. Czechnya.multiply.com has 53% seo score.
Rating:
5.0/5.0
by
WebstatsDomain
Sponsored links