Kamis, 21 Februari 2013

Sinetron Sinetron Bernada SARA

Beberapa bulan terakhir ini saya "terpaksa" mengikuti dua sinetron striping yang ditayangkan oleh RCTI - Tukang Bubur Naik Haji dan SCTV - Ustadz PhotoCopy. Sepintas sinetron ini settingnya bernuansa Islam. Tapi kalau dipikir lebih jeli lagi sebetulnya keduanya punya pesan tersembunyi yang sama. Yaitu melecehkan simbol simbol Islam.

Mari kita cermati, mengapa saya berkesimpulan bahwa sinetron tersebut melecehkan simbol simbol Islam.

1. Tukang Bubur Naik Haji

a. Sosok Haji Muhidin, di dalam dialog dia selalu menonjolkan diri sebagai haji dua kali, tapi kelakuannya sungguh jauh dari Islam dan perangainya sangat jahat., pelit dan licik.
b. Mak Nok, dia digambarkan wanita tua berpenampilan layaknya Muslimah, tapi berperangi buruk penuh intrik dan sangat jahat.
c. Kardun, Mali dan Tarmizi - tiga orang ini digambarkan sebagai orang Islam awam yang kerjaannya mengadu domba demi mendapat uang.
d. Ngadimin, dengan penampilan islami, baju koko dan peci putihnya, digambarkan sebagai orang gila gara gara gagal naik haji karena penyelenggara haji yang nakal, sehingga ngadimin menjadi stress.
e. Rumana dan Nafisah dua wanita muda yang cantik ini digambarkan sebagai alumni Universitas Al Azhar di Mesir yang nasibnya hanya sebagai guru ngaji untuk anak jalanan dan tidak punya kerjaan alias menganggur.

Kesimpulannya bahwa simbol simbol Islam itu buruk. Pergi haji itu buruk, sekolah tinggi tinggi di Al Azhar Mesir itu tidak ada apa apanya..cuma menghasilkan pengangguran. Yang berbaju muslim itu jahat. Kebalikannya Romlah walaupun berpakaian celana jean ketat tapi hatinya baik dan suka menolong. Demikian juga Koh Wan wan (orang Cina - bukan muslim) yang baik hati, toleran dan suka menolong. Sementara tokoh sentral Haji Sulam yang merupakan simbol kebaikan sudah "dikandangkan" sama sutradarnya.

2. Ustadz Photocopy

Sinetron ini jauh lebih dahsyat penghinaannya terhadap simbol simbol Islam. Mari kita telursuri satu persatu.

a. Safi'i digambarkan sebagai pemuda pengangguran mantan perampok yang bertobat dan menjadi ustadz penceramah agama. Ilmu agama Islamnya yang sedikit tapi sering berceramah tentang kebaikan dan mengingatkan untuk selalu berbuat baik. Tiap orang diceramahi tentang kebaikan...lebay.
dia juga menjadi sosok pemuda yang dikelilingi dan disenangi cewek cewek cantik...

b. Haji Jamal, digambarkan sebagai haji tiga kali. Dalam pernnya dia mendapat porsi yang sangat banyak terutama dalam melecehkan agama Islam.
Contohnya: menjadi rentenir, menjual air masjid untuk obat, menarik bayaran setiap orang yang sholat di mushola Al Jamal, membuat portal depan rumahnya - orang yang lewat depan rumahnya harus bayar. Dan yang menyedihkan dalam melakukan maksiat tersebut di atas Si sosok Haji Jamal haji tiga kali ini selalu menggunakan ucapan ucapan islami, seperti Masyaa Allah..., Ya Allah Ya Karim, sambil mengumpat tidak karuan.

c. Ustadz Makmur adalah sosok orang muda yang berambisi menjadi ustadz namun kelakuannya jauh dari Islam. Contohnya : suka memfitnah, gila hormat, sifat iri dan dengkinya sangat menonjol, memasang tarif setiap ceramah dan dijadikan mata pencaharian, menjadi tabib atau dukun penyembuh, mabuk mabukan dengan perempuan kafe.

d. Ustadzah Hj Halimah digambarkan sebagai sosok ambisius suka pamer kekayaan dan sudah berulang kali naik haji tapi kelakuannya sangat jauh dari Islam.

e. Aming digambarkan sebagai sosok idiot tapi pintar dalam menipu teman temannya. Dalam setiap aksi tipu tipunya sering menggunakan ucapan ucapan dan nasehat keislaman.

f. Masyarakan "Desa Asem Manis" digambarkan sebagai masyarakan Islam yang mudah diprovokasi dengan fitnah dan perilaku sirik.

Masih banyak lagi pelecehan pelecehan terhadap idiom idiom islam. Pesan dan Kesan yang saya tangkap dari sinetron ini:

Haji itu kelakuannya sangat jahat.
Ustadz itu mata duitan dan kelakuannya jahat
Kata kata islami seperti Masya Allah, Yaa Allah Yaa Karim...itu digunakan manakala akan berbuat jahat.
Perampok yang bertobat itu jauh lebih baik..dari pada haji dan ustadz.

Begitulah kesan saya menonton sinetron yang menghina Islam tapi menjadi hiburan yang menarik di negeri yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dan yang lebih menarik lagi tidak seorang Islampun yang protes...!!! Melecehkan simbol simbol Islam menjadi hal yang sangat menarik dan menyenangkan. Simbol simbol Islam jadi bahan gurauan (yang tidak lucu dan menyakitkan hati).

Saya tidak tahu apakah RCTI dan SCTV milik orang Islam? Menurut saya ini bagian dari "Perang Pemikiran" yang bukan tanpa sengaja dibuat. Tapi punya target tertentu.

hasbunallahu wa nikmal wakil, nikmal maula wa nikman nashir
wa makaru, wamakarollahu, wallahu khoirul makirin....







Selasa, 15 Januari 2013

Nice Music

To view this music player you need to have Flash Player 9 or newer installed and JavaScript enabled. How to add music on my website using a flash mp3 player?

Senin, 14 Januari 2013

Apa Iya...?

Czechnya.multiply.com - KOLEKSI MUSIK [KU] Terima Kasih Atas Kunjungannya

Overview of Czechnya.multiply.com
Czechnya.multiply.com is ranked 470 in the world (among the 30 million domains), a low rank means that this website gets lots of visitors. This site is relatively popular among users in the India. It gets 36.4% from India. This site is estimated worth $63,168,444USD. This site has a low Pagerank(1/10). It has 155,963 backlinks. It's good for seo website. Czechnya.multiply.com has 53% seo score.
Rating:
5.0/5.0
by
WebstatsDomain
Sponsored links

Selasa, 01 Januari 2013

Illuminati = yang sarat dengan Symbol

Pesta menyambut tahun baru 2013 yang lalu dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia. Baru kali ini dilaksanakan dengan car free night nya yang dipandegani oleh Mr Jokowi, tahu kan siapa dia?

Rakyat Jakarta dengan bersuka ria menyambut tahun baru tsb tanpa prasangka apa apa yang penting hepi men...... ya ga? pokok asik asik aja lah...... mau digiring keman aja juga ok....

Permainan symbol fremasonry dan illuminati di negeri ini ternyata sangat banyak dan mudah diketahui bagi yang memang memperhatikan. Tapi untuk orang orang kelompok tertentu memperhatikan hal semacam ini dianggap berlebihan dan paranoid. Mudah diduga, kelompok tersebut juga sangat mungkin didanai oleh illuminati juga,

ini simbol simbol yang dapat dilihat via google earth:

http://indocropcircles.files.wordpress.com/2011/06/bunderan-hi-freemason-symbol.jpg




http://indocropcircles.files.wordpress.com/2011/06/kawasan-menteng-berbentuk-kambing-freemason.jpg

dan masih banyak yang lainnya,,,,


Senin, 24 Desember 2012

Pluralisme di Hari Spesial

Setiap datang tanggal 25 Desember saya selalu ingat kejadian di masa silam, waktu masih muda perkasa...dan ada beberapa teman dekat dari berbagai agama. Dan yang paling saya ingat tentu saja teman dekat saya yang beragama Kristen. Makanya hari ini saya anggap hari spesial.

Saya sangat dekat bersahabat dengan Lina, bahkan dengan keluarga besarnya yang keturunan Cina. Karena sudah menjadi karakter saya kalau berteman bukan sekedar individu dengan individu, tapi kalau bisa group dengan group. Jadi saya mengenal keluarganya dengan baik. Mereka adalah keluarga yang basically Kristen yang anggota keluarganya ada juga yang Budha dan Islam.

Waktu malam 25 Desember kami ngobrol di teras rumah bersama teman saya Lina beragama Kristen Katholic, kakaknya yang Budha dan kakaknya yang Islam ikut nimbrung. Sambil menikmati teh dan cemilan kami bercengkrama.

Di dalam satu pembicaraan, saya sempat terperanjat ditanya Lina..., sambil merajuk dia bilang ke kakak kakaknya: " ini bang...orang yang di samping Lina (maksudnya saya-penutur) ini ga pernah mengucapkan selamat natal kepada saya yang kristen". Kakaknya yang Budha tersenyum dan menjawab " kalau ga salah Majlis Ulama Indonesia bahkan melarang dalam fatwanya mengucapkan itu...!" Abangnya yang Islam juga nyautin " iya...emang begitu..tapi aku ga tahu kenapa..?" Saya yang ditegur Lina "pacar" saya, menjawab santai. "Saya kira ga ada jawaban yang akan menyenangkan, tapi apa betul kalian pengin tahu alasannya"?
Setelah mereka rame rame menjawab Mauuuu.....Sayapun berusaha menerangkan dengan gaya seolah nara sumber yang diwawancarai media ternama...

Mari kita urai satu demi satu, biar ga kusut....:

1. Karena pada tanggal 25 Desember bukan hari lahir Jesus. Tidak seorang pastorpun yang berani menjamin kebenaran bahwa Jesus lahir tanggal 25 Desember. Karena memang tidak ada tertulis di dalam PL maupun PB.

2. Karena masalah Jesus adalah masalah keimaman orang Kristen, kami orang Islam tidak berhak dan tidak boleh mencampui keimanan agama di luar Islam, sebagai tertulis di dalam kitab sucinya Al Quran; ".............BAGIMU AGAMAMU - BAGIKU AGAMAKU" dan "........TIDAK BOLEH ADA PAKSAAN DALAM BERAGAMA..." inilah PLURALITAS sesungguhnya.

3. Menurut keimanan Islam Jesus adalah nabi Isa yang merupakan salah seorang nabi dari dan untuk bani Israel saja, yang sangat dihormati oleh orang Islam. Jadi mustahil ada orang Islam berani dan membenci Jesus...mustahil...!!! Berani menghina Jesus berarti keluar dari Islam, karena menghina nabi Allah.

4. Karena dengan menganggap Jesus itu anak Allah atau bahkan Allah itu sendiri, akan merusak "keimanan utama orang Islam/ akidah". Sementara di PL maupun PB disebutkan bahwa Allah tidak pernah mati, tidak kelihatan, maha kuasa, maha perkasa. sementara Jesus menurut ajaran Kristen sangat lemah, mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia yang percaya, kelihatan, makan dan minum pokoknya sempurna deh sifat kemanusiaannya.

Masih banyak sebetulnya alasan itu kalau saya sebutkan, tapi semua bermuara kepada keimanan. Sedangkan keimanan adalah masalah hak azazi manusia. Artinya orang Islam berhak untuk tidak mengimani bahwa Jesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, bahwa Jesus bukanlah Tuhan.

"Tapi mengucapkan saja kan ga apa apa sebagai rasa toleransi, sebagaimana orang orang Kristen mengucapkan Selamat Idul Fitri?" ujar Lina.

saya jawab: "Oh tidak Lina, itu hal yang berbeda... karena idul fitri bukan masalah keimanan atau akidah. Itu semacam ucapan .....selamat ya...kamu telah berhasil puasa selama satu bulan...!" ------> sedangkan kalau saya mengucapkan selamat natal ke Lina apa urusannya dengan Lina?" mendingan saya ucapkan langsung ke Jesus...selamat hari lahir Jesus...

sama halnya dengan abangmu Dharma yang ulang tahunnya tanggal 1 Januari, kamudian saya kasih ucapan selamat ulang tahun pada tanggal 25 Desember kepada Lina dengan ucapan...selamat ulang tahun ya sambil ngasih kado.ke LIna." tentu Lina akan bingung.kan?..yang ulang tahun kan abang Dharma, kenapa kasih selamat ke Lina dan kasih kado pula? Lagian ulang tahun bang Dharma kan bukan tanggal 25 Desember...!!! . Jadi kami tidak mau terjebak dengan ketidak pastian keimanan orang lain dan ikut ikutan salah kaprah....! menganggap ulang tahun bang Dharma tanggal 25 Desember yang bukan hari ulang tahunnya. dan kalaupun mau mengucapkan ulang tahu dan kasih kado langsung aja ke bang Dharma, ngapain ke Lina....!!!

Lina: "....... sudah sudah, kita ngomongin yang lain aja ya...puyeng nih kepalaku...."

Sekarang ini Lina sudah bahagia bersama suaminya (sahabat saya juga) mereka bahagia dengan agamanya dan Lina tahu betul kalau setiap tahun saya tidak mengucapkan selamat natal kepada mereka, bukan karena kebencian, tapi karena perbedaan...alias PLURALISME. Jadi MUI telah mengajarkan PLURALITAS kepada ummat Islam dengan benar, menurut saya. Kebenaran hanya milik Allah, manusia hanya bisa berusaha dengan akal budi dan petunjuk yang dianugerahkan kepada kita.

Semoga pengalaman saya ini bisa sedikit memberi gambaran tentang PLURALISME.